Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan diduga hina propesi wartawan dengan kata Wartawan Online itu Bodrex, saat berikan sambutan pada acara Ulang tahun IJTI yang ke 6.
Syafarahman Ketua DPD AKPERSI KALBAR angkat bicara via pesan WhatsApp kepada awak media "viral di berbagai platform media Online salah satunya adalah portal Onenewsmedia, yang memberitakan tentang statement seorang Pejabat tinggi Kalbar yang sangat tendensius.
"Wartawan Online itu adalah wartawan Bodrex"
Sehingga menimbulkan pertanyaan besar apakah Wartawan Cetak dan TV saja yang dikatakan wartawan sesungguhnya, selain dari itu merupakan wartawan Bodrex.
Jika wartawan online dikatakan Bodrex nah bagai mana juga tentang kegiatan kegiatan online di Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat, apa boleh juga dikatakan kegiatan Bodrex ???
Contoh Lelang proyek melalui LPSE itu merupakan kegiatan lelang secara online, transaksi non tunai, dan lain sebagainya apakah itu kegiatan Bodrex???
Sepertinya Ria Norsan tidak faham tentang perkembangan zaman, dimana saat ini informasi lebih mudah di dapat melalui media on-line.
Patut diduga Ria Norsan resah akan masivenya pemberitaan dugaan keterlibatan nya di kasus BP2TD, sehingga ada rasa benci dengan kawan kawan wartawan online.
Saya selalu Ketua DPD AKPERSI KALBAR meminta Ria Norsan cabut ucapannya yang patut kami duga merupakan penghinaan terhadap propesi wartawan online.*
0 Komentar