Sanggau, Kalbar - Media sosial dikejutkan dengan beredarnya video aksi masyarakat berteriak sambil melontarkan kata-kata "usir tambang emas ilegal, bakar alat mesin jek dan lanting, keluar dari desa kami, pergi kalian dari sini, ini wilayah desa kami, jangan masuk sembarangan, bakar, bakar mesinnya, cepat pergi, itulah kata-kata yang menggema disuarakan oleh puluhan masyarakat setempat.
Dari keterangan video yang viral di media sosial, baik Facebook, Instagram dan TikTok tersebut dituliskan keterangan yang menyebutkan lokasi aksi masyarakat yaitu di desa penyelimau hilir kecamatan Kapuas kabupaten Sanggau melakukan gelar aksi demo ditengah aktivitas pekerja tambang ilegal (PETI), mereka mengusir para penambang keluar untuk meninggalkan wilayah mereka, pada hari kamis, 29 mei 2025
Masyarakat juga bahkan mengancam akan membakar alat lanting jek dan alat mesin tambang emas milik para pekerja pendatang secara ilegal Tampa permisi dan tanpa pernah koordinasi dengan wilayah desa dan masyarakat setempat dan tiba-tiba main nyelonong datang, akibatnya kerusakan alam dan sungai jadi keruh yang menjadi sumber air konsumsi masyarakat sekitar.
Masyarakat juga mengancam jika tidak keluar dan masih beroperasi di sungai Kapuas yang sudah membuat air keruh dan tidak bisa dikonsumsi lagi maka tidak ada peringatan lagi, maka alat-alat tambang yang masih ada di wilayahnya akan kami bakar, ungkap warga. (red)
0 Komentar